BENGKALIS – Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso mewakili Bupati Kasmarni menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis, Rabu (29/7/2026). Dalam sidang tersebut, seluruh tujuh fraksi secara bulat menyetujui penerapan sistem tiket elektronik untuk pelayanan penyeberangan kapal Roll-on/Roll-off (Ro-Ro) lintasan Air Putih dan Sungai Selari.
Kapal Ro-Ro sejak awal beroperasi menjadi urat nadi kehidupan masyarakat Pulau Bengkalis, bukan sekadar sarana angkut melainkan jembatan penghubung utama ekonomi, mobilitas warga, serta pasokan logistik dari daratan Sumatra menuju pusat pemerintahan. Jika dulunya kehadirannya mengakhiri keterisolasian wilayah dan menggerakkan roda perekonomian, pertumbuhan jumlah kendaraan yang pesat tak dibarengi pembenahan sistem pengelolaan membuat pelabuhan kerap identik dengan antrean panjang yang mengular.
Sistem konvensional tiket kertas dan pembayaran tunai selama ini membebani masyarakat: waktu tunggu mencapai 1–2 jam bahkan berjam-jam saat momen arus mudik, liburan, maupun musim panen. Lebih dari itu, cara kerja manual membuka celah praktik pungutan liar, data manifest yang tidak akurat, serta potensi kerugian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup besar setiap harinya.
Menjawab keluhan yang sudah bertahun-tahun dirasakan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis di bawah kepemimpinan Bupati Kasmarni dan Wakil Bupati Bagus Santoso meluncurkan terobosan digitalisasi melalui aplikasi TRIPS Bengkalis (Tiket Ro-Ro Online Air Putih – Sungai Selari). Lewat sistem ini, masyarakat dapat memesan tiket dari mana saja jauh sebelum keberangkatan, memilih jadwal yang diinginkan, serta melakukan pembayaran secara non-tunai.
Uji coba yang telah dilaksanakan selama satu bulan saat perayaan Idul Fitri 2026 lalu membuktikan hasil nyata: antrean fisik di loket pelabuhan berkurang drastis, kedatangan kendaraan menjadi lebih tertib sesuai slot waktu yang dipesan, sekaligus menutup rapat potensi kebocoran pendapatan daerah dan menjamin keakuratan data demi keselamatan pelayaran.
“Transformasi ini bukti nyata bahwa keterbatasan geografis dapat kita atasi dengan inovasi dan pelayanan yang modern. Komitmen kita adalah menghadirkan layanan publik yang efisien, transparan, dan mengutamakan kenyamanan seluruh masyarakat,” ujar Wakil Bupati Dr. H. Bagus Santoso.
Meskipun demikian, perbaikan berkelanjutan tetap diperlukan mulai dari keandalan sistem, edukasi bagi masyarakat yang belum terbiasa teknologi, hingga pemeliharaan sarana prasarana pelabuhan dan armada kapal. Namun satu hal yang pasti: masa-masa sulit mengantre berjam-jam kini perlahan menjadi kenangan, berganti dengan era penyeberangan Bengkalis yang lebih tertib, cepat, dan bermartabat.
Sumber: Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkalis
Penulis: Dr. H. Bagus Santoso (Wakil Bupati Bengkalis)


Social Footer