Pelatihan peningkatan keterampilan berwirausaha kali ini menargetkan pemuda dan pemudi yang berpotensi untuk meningkatkan nilai perekonomian keluarga dan masyarakat dengan memanfaatkan limbah rumah tangga seperti tempurung atau batok kelapa yang sering ditemui.
Dalam sambutannya PJ Kades Pematang Duku Dian Saputra menyampaikan bahwasanya kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat dan membuka wawasan para pemuda untuk berwirausaha dan memiliki keterampilan mengelola limbah rumah tangga yang bisa di gunakan untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
"Saya berharap pelatihan ini tidak hanya selesai sampai di sini, pihak Desa akan terus memberikan dukungan kepada pemuda dan pemudi yang ingin terus belajar dan mengolah limbah rumah tangga seperti tempurung kelapa yang banyak kita temukan di desa pematang duku ini, untuk itu ke depan nya kami sarankan peserta pelatihan hari ini untuk membentuk kelompok dan sebagai bentuk dukungan, pihak desa akan mengeluarkan SK kelompok dan membantu biaya operasional pembelajaran sehingga program akan berjalan jangka panjang,"ujarnya sembari membuka kegiatan.
Dalam paparannya selaku narasumber, Ardi Safutra, AN yang juga Owner SZ Coconut Art menyampaikan beberapa materi tentang peningkatan keterampilan berwirausaha dengan memanfaatkan limbah rumah tangga seperti tempurung atau batok kelapa agar bisa memiliki nilai jual dan memiliki nilai seni yang tinggi.
Menurutnya hal ini memiliki peluang besar karena bahan baku yang cukup melimpah dan biaya produksi yang rendah, juga target pasar yang bisa di jangkau seperti wisatawan, hotel dan restoran, komunitas eco-friendly juga warga lokal sesuai kebutuhan atau pesanan.
Selain PJ Kepala Desa Pematang Duku, Dian Saputra, kegiatan ini juga di hadiri Ketua BPD Desa Pematang Duku, Muhammad Andi, Sekdes Zulkifli, Pendamping Desa Bidang ekonomi, Sintarani Berkahti, Pimpinan dan anggota Bumdes dan Ued-SP, Dusun, RW dan pemuda perwakilan setiap RT di Desa Pematang Duku.
Sumber : Tim Jurnalis
Editor : Redaksi Media 3k3 Group/wen


Social Footer